Fatner


Pengikut

Tips Membuat Gigi Kuning Menjadi Putih



Siapa sih yang gak ingin memiliki senyuman indah dengan gigi yang putih, namun apabila veromania (nama fans untuk vero) ingin mendapatkan gigi yang putih tanpa harus membeli obat pemutih gigi ataupun datang ke dokter gigi, boleh banget untuk mencoba dengan cara yang alami dan pastinya lebih murah. Ok! lets check this out veromania.

1. Arang kayu
Sebenarnya arang kayu juga sangat ampuh untuk membersihkan noda kuning pada gigi, namun bahan ini berbahaya karena dapat merusak email secara permanen dan menimbulkan rasa sakit pada gigi. Oleh karena itu, Kamu sebaiknya tidak mencobanya.



2. Lemon dan Garam
Kamu bisa mendapatkan gigi putih cemerlang dengan menggunakan pasta yang terbuat dari beberapa tetes jus lemon yang telah dicampur dengan sejumput garam dapur. Aplikasikan pasta tersebut ke gigi dan gosok secara lembut seperti ketika Kamu sedang menyikat gigi. Ini akan membantu menghilangkan noda karat pada permukaan gigi.



3. Kulit Jeruk
Gosok gigi dengan menggunakan bagian dalam kulit jeruk. Kulit jeruk mengandung unsur pemutih yang sangat lembut, yang akan membantu menghilangkan noda karat pada gigi tanpa membahayakan lapisan email gigi.



4. Daun Salam
Ambil enam lembar daun salam, lalu jemur di bawah terik matahari hingga mengering dan renyah. Haluskan keenam lembar daun salam tersebut, setelah itu tambahkan kulit jeruk bubuk. Gosok campuran ini ke gigi setiap hari, maka niscaya dalam dua minggu Kamu akan mendapatkan gigi yang putih alami.



5. Stoberi
Stroberi bukan sekadar buah yang enak untuk dinikmati. Selain kaya vitamin C, stroberi juga dikenal memiliki khasiat untuk membersihkan gigi. Meskipun rasanya manis, stroberi tidak berbahaya bagi kesehatan gigi. Sebaliknya, buah ini justru bisa membantu menghilangkan noda karat pada gigi dan membuatnya menjadi putih cemerlang.



6. Sari Apel dan Cuka Putih
Sari buah apel dan cuka putih juga sangat efektif menghilangkan noda karat pada gigi, karena keduanya mengandung unsur pemutih yang membantu menghilangkan noda dengan cepat. Akan tetapi kedua bahan ini sifatnya sangat keras, sehingga penggunaan secara harian akan menimbulkan kerusakan pada lapisan email. Selain itu, rasanya juga sangat pahit.



*Tambahan
Kalau ingin cara yang agak sedikit extrem namun cepat memberikan hasil, veromania bisa mencoba dengan baking soda, jadi caranya dengan mencampur baking soda dengan pasta gigi/odol lalu gunakan campuran tersebut untuk menggosok gigi, setelah semua gigi rata digosok, biarkan ramuan tersebut 5 s/d 10 menit baru setelah itu dikumur. Lakukan sampai 7 hari berturut-turut niscaya akan memberikan hasil yang nyata.

semoga tips kali ini bermanfaat yaa ;)

source
Minggu, Oktober 02, 2011 | 0 komentar |


Meninggal Usai Kerokan Banyak Dipicu Karena Sakit Jantung

img
foto: Thinkstock
Jakarta, Gejala yang menyertai serangan jantung seringkali mirip orang masuk angin. Akibatnya bukan buru-buru dilarikan ke rumah sakit, tetapi malah dikerok biar anginnya keluar hingga akhirnya terlambat mendapat pertolongan lalu meninggal.

Masuk angin memang tidak dikenal dalam istilah kedokteran, namun biasanya didefinisikan sebagai kumpulan dari berbagai keluhan tidak enak badan. Keluhan yang dimaksud sangat beragam, mulai dari perut kembung, mual-mual hingga badan terasa pegal di semua bagian.

Dalam banyak kasus, serangan jantung juga sering didahului dengan keluhan-keluhan yang mirip masuk angin khususnya pegal-pegal dan rasa tidak enak badan. Akibatnya gejala itu sering tidak ketahuan, lalu hanya dikerok karena dikira masuk angin.

"Banyak yang meninggal setelah dikerok, itu karena sebenarnya sakit jantung. Ketika muncul gejala, seharusnya buru-buru dibawa ke rumah sakit dan bukan cuma dikerok," ungkap Prof Dr Budhi Setianto, SpJP, FIHA dari Pusat Jantung Nasional dalam jumpa pers Cintai Hidup Cintai Jantung di FX Plaza, Senayan, Kamis (29/9/2011).

Lebih lanjut Prof Budhi menjelaskan, penyebab orang meninggal setelah dikerok memang bukan kerokannya itu sendiri. Namun kerokan pada orang yang sebenarnya mengalami serangan jantung akan memberi jeda terlalu lama untuk mendapat pertolongan, sehingga terlambat dan akhirnya tidak terselamatkan.

Agar tidak salah memberikan penanganan, Prof Budhi memberikan tips untuk membedakan gejala serangan jantung dengan rasa tidak enak badan akibat masuk angin. Menurutnya, gejala yang spesifik pada serangan jantung dan tidak ada pada masuk angin biasa adalah nyeri dada.

"Nyeri dada pada serangan jantung bukanlah nyeri pada tulang atau kulit, tetapi nyeri dari dalam dan rasanya tidak hilang-hilang. Kalau sudah seperti itu dan memang punya faktor risiko jangan dikerok, langsung saja dibawa ke rumah sakit," pesan Prof Budhi.

Faktor risiko untuk mengalami serangan jantung sangat beragam, mulai dari tekanan darah tinggi hingga kegemukan yang ditandai dengan indeks massa tubuh di atas 25 kg/m2. Kelebihan lemak dan kolesterol jahat di dalam tubuh juga termasuk faktor risiko serangan jantung.

detik.com
Kamis, September 29, 2011 | 0 komentar |


7 Langkah Lenyapkan Komedo

Komedo? nggak lagi tuh (c) i.ehow
Senang memang mendapat kejutan tak terduga yang dibungkus manis di dalam kotak. Sambil menduga-duga dan dag dig dug jantung dibuatnya, menerka apa sih isinya. Tetapi menyebalkan rasanya mendapat kejutan yang tak terduga yang dibungkus di dalam pori-pori kulit Anda. Apa sih kejutan yang tak menyenangkan itu? KapanLagi.com - Oleh: Agatha Yunita

Komedo, hmmm... musuh dari semua wanita selain si bandel jerawat. Berbagai perawatan ditawarkan untuk menghilangkan musuh para wanita ini, di antaranya perawatan scrubbing, laser, peeling atau perawatan krim malam dan beberapa produk kosmetika lainnya, yang Anda belum tentu tahu apa bahayanya.

Udah deh, percayakan saja perawatan kulit Anda dengan yang alami-alami saja. Jangan menempuh resiko dengan membiarkan wajah cantik Anda disiksa dengan berbagai macam alat dan produk kosmetika yang mungkin saja akan berbahaya di kemudian harinya.

Kembali ke alam dan ikuti saja saran pertolongan pertama bagi kulit berkomedo berikut ini:

1. Jangan paksakan mereka keluar dengan memencet menggunakan alat apapun juga yang tidak higienis.

Ada kalanya kita gemas melihat mereka menonjol dan seakan menertawakan Anda sambil menjulurkan lidah mereka di atas hidung kita. Uh sangat menjengkelkan memang. Tetapi jangan kemudian terburu-buru mengambil handuk dan memencet mereka keluar begitu saja. Mereka belum tentu keluar dan hilang dari hidung Anda. Bisa saja mereka malah masuk dan memancing timbulnya jerawat atau lebih parahnya infeksi.

Jadi coba cara lain, jangan memencet dan menekan-nekannya dengan kuku atau alat yang tidak higienis.

2. Minum air putih sebanyak mungkin

Air mineral yang Anda konsumsi nantinya akan dimanfaatkan oleh tubuh. Sedangkan sisanya akan dibuang melalui saluran kemih, atau sekresi pada kulit, seperti keringat.

Dengan memperbanyak konsumsi air mineral, secara otomatis maka produksi keringat akan ikut bertambah, dan tentunya si komedo tersebut akan terdorong keluar dari kulit cantik Anda. Tak perlu harus memencet hidung Anda keras-keras kan, karena air yang halus akan menendang mereka tanpa ampun lagi.[break]

3. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran

Yah tentu saja, vitamin sangat diperlukan bagi regenerasi kulit, terutama vitamin E dan C. Kedua asupan tersebut merawat kulit dari dalam tubuh, dan menyingkirkan zat-zat tak berguna serta virus-virus dari dalam tubuh. Mereka akan membantu proses detoksifikasi melalui kulit, yang tentunya si komedo akan takut dan tak berani berdiam di kulit Anda.

Oleh karena itu rajin-rajinlah mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Setiap hari dengan menu yang berbeda, karena sayur-sayuran dan buah-buahan itu butuh bukan hanya pelengkap saja!

4. Pastikan wajah Anda tetap bersih, sering-seringlah membasuh wajah dengan air dingin tanpa sabun. Basahi saja wajah Anda dan kemudian keringkan dengan tisu atau handuk. Dengan demikian setidaknya debu yang akan menempel terlarut dalam air dan tak jadi masuk ke dalam pori-pori kulit Anda.

5. Maskeri wajah Anda dengan air sari lemon atau jeruk nipis yang akan membantu membuka pori-pori di wajah dan sekaligus membantu si komedo keluar karena tak tahan dengan kandungan jeruk nipisnya. Jangan lupa membasuhnya kembali dengan air bersih yang dingin dan segar agar pori-pori Anda menutup kembali.

6. Jojoba oil adalah bahan yang sangat aman bagi kulit dan berfungsi menjaga kelembaban. Dahulukan kandungan ini di setiap kosmetika yang Anda gunakan, setidaknya Anda tahu apa fungsi dan manfaat si jojoba oil ini.

7. Basuh wajah Anda dengan air rendaman teh, dua kali seminggu untuk mendapatkan kesegaran yang berbeda. Scrub wajah Anda dengan daun teh tersebut perlahan, pijat-pijat dan tepuk-tepuk dengan lembut. Niscaya si komedo tak berani lagi kembali ke wajah cantik Anda.

Katakan selamat tinggal pada komedo jahat dan senangnya menjadi cantik kembali tanpa komedo.

kapanlagi.com
Kamis, September 29, 2011 | 0 komentar |


Jus Ditambah Gula itu Tidak Sehat

minum jus dengan gula itu tidak baik
Minum jus sangat menyehatkan. Kandungan gizi dari buah-buahan atau pun sayuran bermanfaat bagi kebaikan tubuh. Tapi, ada juga jus yang justru merugikan kesehatan.
Peneliti dari Australia melakukan survey kepada 2.200 orang untuk melihat efektivitas buah, sayuran, dan jus dalam mencegah terjadinya kanker usus besar. Selama dua tahun, responden diamati dalam mengonsumsi sayur, buah, dan jus. Hasilnya, ternyata yang hanya mengonsumsi jus memiliki risiko kanker colon lebih besar.
Penyebab jus menjadi tidak sehat tersebut adalah sering ada penambahan gula yang cukup banyak. Saat jus disajikan dalam bentuk kemasan, banyak pula kandungan gizinya yang hilang. Dengan demikian, lebih disarankan mengonsumsi buah secara langsung. Kecuali, Anda membuat dan mengonsumsi jus tanpa tambahan gula.

Dalam Journal of the American Dietetic Association, disebutkan, minum jus yang tidak sehat tiga kali sehari, memiliki peluang lebih besar mengalami kanker anal. Gula yang berlebihan dalam jus dapat memicu tumbuhnya sel kanker. Serat, vitamin C, dan antioksidan yang mungkin hilang dalam pemrosesan jus, tidak dapat menghalau potensi tumbuhnya sel kanker tersebut.

source:.sidomi.com
Rabu, September 28, 2011 | 0 komentar |


Arti Bintik dan Garis Putih di Kuku

img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Kadang seseorang mengartikan bintik atau garis putih di kuku sebagai tanda ada orang yang naksir atau justru benci dengan dirinya. Sebenarnya apa arti dari tanda putih yang ada di kuku tangan maupun kaki?

Tanda putih yang muncul di kuku bisa membuat seseorang bertanya-tanya apa penyebabnya, karena sebagian besar orang tidak menyadari sebabnya hingga tiba-tiba muncul tanda putih di kuku.

Salah satu penyebab paling umum dari munculnya bintik-bintik putih di kuku tangan atau kaki adalah suatu kondisi yang disebut dengan leukonychia, seperti dikutip dari Health.Howstuffworks, Rabu (28/9/2011).

Meskipun namanya terdengar cukup serius, tapi kondisi ini umumnya tidak berbahaya. Ada juga orang yang berpikir hal ini karena adanya kekurangan nutrisi tertentu seperti kalsium atau zinc, walaupun tidak selamanya benar.

Pada kenyataannya, kondisi ini paling sering terjadi akibat trauma ringan atau sedang pada kuku. Pertumbuhan kuku cenderung sangat lambat, karenanya orang mungkin tidak menyadari cedera yang terjadi pada minggu sebelumnya hingga akhirnya muncul tanda atau bintik putih di kuku.

Umumnya kondisi ini tidak memerlukan pengobatan apapun dan akan hilang jika seseorang memotong kuku saat ia sudah bertambah panjang. Tanda putih ini tidak akan kembali lagi kecuali terjadi trauma kembali.

Tanda putih ini bisa terjadi di satu atau beberapa kuku sekaligus. Kemungkinan lain dari penyebab kondisi ini adalah tanda dari adanya infeksi ringan, alergi atau efek samping dari beberapa obat tertentu.

Jika hampir semua kuku menunjukkan ada titik atau garis putih, maka kemungkinan leukonychia ini berhubungan dengan kondisi lain yang lebih serius seperti anemia (kekurangan sel darah merah). Jika memang mengkhawatirkan tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter.

detik.com
Rabu, September 28, 2011 | 0 komentar |