Fatner


Pengikut

Christian Bautista Mencari Pendamping Asal Indonesia

 
Christian Bautis

Jakarta- Penyanyi berbakat asal Filipina Christian Bautista mengaku tengah menikmati masa-masa kesendiriannya. Soal urusan jodoh, itu urusan nanti. Toh, ia tak menutup rapat-rapat kemungkinan segera mencari pendamping hidup.
"Ya, untuk sekarang ini saya masih sendiri. Saya ingin fokus ke karier dulu," kata pemilik nama lengkap Christian Joseph Morata Bautista ini, saat ditemui usai peluncuran filmnya, Simfoni Luar Biasa (SLB) di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (26/9/2011).
Pemeran sosok Jayden dalam film SLB ini merasa bahwa kesibukannya di dalam berkarier selama inilah yang menyebabkannya masih menjomblo. "Tapi saya tidak terlalu ambil pusing. Saya percaya, jika sudah tiba waktunya, cinta akan datang dengan sendirinya. Saya juga tidak terlalu ambil target," terangnya.
Soal hati memang lain. Penyanyi hits 'I'm Already a King' di Filipina tersebut sampai sekarang masih belum merasa ada kecocokan dengan seseorang. Namun, sebagaimana dituturkannya, apabila sudah menemukan sosok yang diidamkannya, dia tak mungkin menolaknya.
Lantas, tipe cewek seperti apa sih, Chris? "Seseorang yang menyenangkan. Orangnya jujur, apa adanya dan tidak suka berpura-pura. Dia juga menghormati dan menghargai kekasihnya," jelas Christian.
Adakah kriteria itu ada pada perempuan Indonesia? "Pernah kepikiran cari pacar di Indonesia," ujarnya malu-malu.

kompas.com
Rabu, September 28, 2011 | 0 komentar |


Foto Jasad Michael Jackson Beredar

 
Foto jasad Michael Jackson dipertunjukkan di persidangan (nydailynews)

Sidang pertama kasus kematian Michael Jackson dengan terdakwa dokter pribadinya, Conrad Murray digelar di pengadilan Los Angeles, Selasa, 27 September 2011. Sidang itu dibuka dengan memperlihatkan foto jasad Michael saat di rumah sakit.

Dalam persidangan, foto itu diperlihatkan melalui proyeksi. Foto jasad Michael tentu saja mengejutkan orang-orang yang menghadiri persidangan. Dan secepat kilat, foto yang menjadi bukti jaksa penuntut dalam kasus kematian penyanyi yang dijuluki 'King of Pop' itu, beredar luas di internet.

Dalam gambar tersebut, terlihat Michael terbaring dengan tubuh tak bernyawa. Dan di foto itu juga  terdapat tulisan 'homicide'.

Tak hanya itu, rekaman suara Michael yang diambil dari iPhone milik Murray juga diperdengarkan. Suara itu direkam tanggal 10 Mei 2009, satu bulan sebelum Michael menghembuskan napas terakhirnya.
Sidang ini dihadiri keluarga besar Michael. Ayah dan ibunya, saudara perempuan Michael, LaToya dan Janet Jackson serta kakak laki-laki Michael, Jermaine Jackson.

Kabarnya proses persidangan ini akan dilakukan paling sedikit lima pekan. Dijadwalkan sidang ini bisa berakhir di bulan Oktober. Sidang juga diramaikan dengan para penggemar pelantun ' Black or White' tersebut.
• VIVAnews
Rabu, September 28, 2011 | 0 komentar |


Musisi Solo City Jazz Ngamen di Pasar Tradisional

Musisi Solo City Jazz Ngamen di Pasar Tradisional
TRIBUN JOGJA
Musisi Jazz Solo ngamen di pasar tradisional

SOLO - Meski tak sedang tampil di atas panggung, Diah Ayu tetap tampil energik saat bernyanyi di Pasar Gede. Ia adalah satu dari tiga musisi Solo City Jazz yang melakukan aksi ngamen di pasar-pasar tradisional. Dara berambut lurus panjang itu berhasil membius pedagang seisi pasar saat menyanyikan lagu Suwe Ora Jamu yang ia bawakan dalam versi jazz.


Suasana pasar tradisional yang menjual buah dan sayur mayur itu langsung ramai saat para musisi Solo City Jazz tiba, sekitar pukul 10.00. Tak ada panggung, tata lampu atau kursi penonton. Hanya jalan setapak yang cukup untuk persimpangan dua orang persis di depan pintu masuk pasar sebagai tempat pentas. Diah mendapat giliran pertama pentas menghibur para pedagang dan pembeli.

Dara manis berambut sebahu ini membuka penampilannya lewat lagu karyanya sendiri berjudul Hey Baby. Mengenakan pakaian batik cokelat dan celana jeans hitam, tampil energik saat berjoget dan bernyanyi. Meski di sekelilingnya terdapat dagangan berupa mangga, pisang, beras hingga ikan asin, ia tetap bersemangat tampil. "Ini pengalaman pertama saya tampil di pasar tradisonal di kota Solo," katanya, Sabtu (24/9/2011).
Meski semua pasang mata seisi pasar tertuju padanya, namun respon pedagang dan pembeli tak begitu antusias menikmati lagu perdananya itu. Para pembeli dan pedagang tampak antusias saat Diah yang merupakan personil group jazz Jited ini menyanyikan lagu Suwe Ora Jamu. Karena telinga masyarakat Solo sudah sangat familiar dengan lagu ini, para penghuni pasar pun ikut bernyanyi, bertepuk tangan, bahkan berjoget. Terlebih Diah saat itu membawakan lagu tersebut dalam versi jazz.

"Saya tak begitu fasih bahasa Jawa. Tapi kalau ada orang ngomong (bahasa Jawa) saya paham. Tak ada persiapan khusus untuk menyanyikan `Suwe Ora Jamu', sebab saya sudah hafal lagu itu," katanya lagi. Diah menyanyikan lagu itu saat menuruti celotehan pedagang secara tiba-tiba yang merequest lagu berbahasa Jawa. Hari itu, Diah total membawakan empat lagu. Dua lagu lainnya yakni Na Na Na,  dan Prahara Cinta.
Iswantini (31), seorang pedagang beras dan buah-buah mengaku sangat terhibur dengan aksi ngamen musisi jazz di tempatnya berjualan itu. Meski sedikit terganggu lantaran dagangannya menjadi sepi, ia senang mendapatkan hiburan gratis terutama saat lagu Suwe Ora Jamu kegemarannya dinyanyikan dalam versi jazz. "Ya agak terganggu karena tempat pentasnya di depan saya. Tapi ndak apa-apa, dapat hiburan musik jazz gratis kok. Jarang-jarang ada seperti ini," katanya yang sudah 7 tahun berjualan ini.

Selain Diah, ada dua musisi peserta Solo City Jazz lainnya yang tampil yakni Healthybody dan Zarro N Devega. Menurut Heru Mataya Koordinator Acara, kegiatan itu sengaja digelar untuk mengenalkan musik jazz pada para pedagang. Selain juga untuk menganggkat nama pasar melalui musik jazz. "Musik jazz bukan hanya untuk kalangan menengah ke atas saja. tetapi juga bisa dinikmati pedagang," katanya. selain Pasar Gede, para musisi juga ngamen di Pasar Klewer dan Pasar Triwindu.

source :tribunnews.com
Sabtu, September 24, 2011 | 0 komentar |


Perginya Utha 'Maestro Jazz' Likumahua

Jagat musik Indonesia dinaungi awan kelabu. Legenda musik Indonesia Utha Likumahua tutup usia di usia 56 tahun di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, Selasa, 13 September 2011.

foto 
Utha Likumahua. TEMPO/ Hariyanto

Keponakan Utha, Ria Likumahua, mengatakan Utha sempat menjalani operasi tempurung kepala pada 8 September. Dengan alasan berduka, ia menolak menjelaskan lebih lanjut. "Itu saja dulu ya, Mas. Masih belum bisa bicara banyak," kata Ria.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Esok Kan Masih Ada tersebut sempat terbaring koma di Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru pada 26 Juni 2011. Ia dilarikan ke rumah sakit karena kadar gula dan darah tingginya naik drastis hingga menyerang jantung.

Lebih dari 30 tahun menekuni dunia tarik suara, kata “profesionalitas” bukan hal aneh dalam kamus Doa Putra Ebal Johan Likumahua, begitu nama lengkap Utha. Utha sangat mencintai profesinya dan selalu berusaha menjadi yang terbaik.

“Teknik vokal saya mungkin tidak sehebat penyanyi lain. Tapi saya berusaha menyanyi dengan hati dan jiwa. Jujur dan total. Mungkin itu yang membuat orang menyukai suara saya. Sampai sekarang saya masih kuat menyanyikan nada tinggi. Napas juga masih oke,” ujar Utha suatu hari.

Belasan album, belasan hit, dan sederet penghargaan menjadi simbol eksistensi dan totalitas Utha. Numpang lahir di Ambon, tapi besar di Bandung, Nyong Ambon ini pertama kali merekam suara lantaran ajakan musikus jazz (alm.) Chris Kayhatu.

Nada dan Prestasi yang dilempar akhir 1970-an adalah debut album Utha. Album itu mencetak hit Tersiksa Lagi yang kondang hingga saat ini. Lagu itu kemudian sempat direkam dalam irama bossas oleh Rafika Duri dengan pengarah musik Ireng Maulana.

Nama Utha disebut-sebut ketika meluncurkan album kedua Bersatu dalam Damai tahun 1983. Album yang melibatkan musikus Rully Johan, kakak kandung Ernie Johan, dan Addie MS itu bisa dihitung sebagai master piece Utha.

Album itu mencetak hit yang kini menjadi trade mark Utha. Sebut saja Bersatu dalam Damai dan Esok Kan Masih Ada. Addie memasukkan kemasan musik orkestrasi kental. “Saya begitu beruntung. Banyak musikus bagus yang membantu album saya,” ujar Utha.

Dodo Zakaria dan Oddie Agam adalah dua nama pencipta lagu yang identik dengan Utha. Hit Utha: Akira, Mereka Bukan Kita, Aku Pasti Datang dan Esok Kan Masih Ada adalah buah karya Dodo Zakaria. Sedangkan Oddie Agam menyumbangkan tembang Puncak Asmara.

Keglamoran di panggung seolah berbanding terbalik dengan keseharian Utha. Penyanyi ini mengaku bahagia membina rumah tangga dengan Debbi Farida, wanita berdarah Sunda yang dinikahinya hampir 40 tahun silam di Bandung.

Kesederhanaan dalam mengarungi hidup diakui Utha menjadi modal dirinya tetap bertahan. “Saya merasa tidak dikarunia fisik istimewa sebagai penyanyi yang diidolakan. Kepala ini juga plontos, enggak ganteng. Tapi modal suara dan totalitas saya dalam menyanyi adalah kebanggaan,” tutur Utha tersenyum.

Tak mengherankan jika Utha memilih untuk tidak membanggakan diri dengan gaya berpakaian flamboyan dan jarang hadir di pesta-pesta selebritas. “Kalau Anda datang ke rumah saya, mungkin akan terkejut. Sehari-hari saya makan tahu tempe dan tinggal di rumah sederhana saja. Tipe 21,” kata Utha beberapa tahun lalu tentang rumah mungilnya yang sederhana di Villa Mutiara, Ciputat, Jakarta Selatan.

DATA DIRI
Nama Lengkap: Doa Putra Ebal Johan Likumahua
Nama Beken: Utha Likumahua
Tempat/Tanggal Lahir: Ambon, 1 Agustus 1955
Istri: Debbi Farida

Beberapa album:
- Nada dan Apresiasi
- Bersatu Dalam Damai
- Aku Tetap Cinta
- Pundak Asmara
- Aku Pasti Datang

Penghargaan :
- Grand Prix Song’s The 6th ASEAN Festival di Manila, Filipina tahun 1989
- The 2nd in Asia Pacific Singging Contest di Hong Kong tahun 1989
- ABU World Song Festival di Malaysia berduet dengan Trie Utami dalam tembang Bila tahun 1990


source:  www.tempointeraktif.com
Selasa, September 13, 2011 | 0 komentar |


10 Fakta Tentang Jason Statham

http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/IZyoafwIIlYuzSxifbodJg--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Y2g9MzAwO2NyPTE7Y3c9MjI4O2R4PTA7ZHk9MDtmaT11bGNyb3A7aD0yNTA7cT04NTt3PTE5MA--/http://media.zenfs.com/id_ID/News/Kapanlagi/0000372223.jpg

Apa yang tergambar dalam benak kita saat membayangkan Jason Statham? Pasti wajah dingin, suara berat, tatapan mata tajam, senyum misterius dan pembawaan yang kalem mematikan, itulah gambaran Statham di setiap film yang diperankannya.

Aktor kelahiran Inggris yang berulang tahun ke-44 tepat di hari ini (12 September), selalu lekat dengan peran-peran macho, meski karakter yang dibawakannya tak selalu pamer otot bisep seperti layaknya aktor laga.

Statham mencuri perhatian saat bermain di REVOLVER, LOCK, STOCK AND TWO SMOKING BARRELS, dan film seri THE TRANSPORTER. Sejak itu Statham kerap membintangi film laga baik sebagai tokoh utama maupun antagonis.

Hampir di setiap film yang diperankannya, Statham selalu terlihat misterius. Lalu, apakah semisterius itu dirinya di dunia nyata? Bisa jadi seperti itu, karena Statham adalah salah satu aktor yang minim membuat berita kecuali terkait peran filmnya. Tepat di hari ulang tahunnya ini, yuk kita cari tahu tentang Statham lebih dekat lagi. Berikut 10 fakta yang jarang diketahui publik tentang si aktor misterius ini:

1. Sebelum terjun ke dunia seni peran, Statham adalah atlit selam Inggris dan menjadi anggota British National Diving Team selama 12 tahun. Statham mengakhiri karir atlitnya di kejuraan dunia pada tahun 1992.

2. Ibunya adalah seorang ballroom dancer.

3. Saat masih muda, Statham bersama ayah dan saudara laki-lakinya biasa jualan barang ilegal dari pasar gelap di jalanan kota London

4. Mengawali karir aktingnya saat dipinang sutradara Guy Ritchie untuk film LOCK, STOCK AND TWO SMOKING BARRELS pada 1998. Ritchie mengaku kepincut sosok Statham saat menjadi bintang iklan Levi jeans selain pengalamannya di dunia pasar gelap. Maklum, saat itu Ritchie memang mencari karakter yang tepat untuk tokoh Bacon yang kehidupannya tak jauh-jauh dari sales pasar gelap.

5. Saat syuting THE TRANSPORTER I (2002), Statham melakukan semua aksi berbahaya tanpa bantuan stuntman, terutama untuk adegan menyelam dan adu jotos.

6. Statham menguasai bela diri kickboxing, wing chun kung fu, karate dan Jujitsu.

7. Statham menjalin hubungan dengan model Playboy, Kelly Brook, selama tujuh tahun. Sayang hubungan indah itu tak putus saat Brook bertemu Billy Zane. Putus dari Zane, Brook kembali ke Statham, meski akhirnya hubungan ini tak bertahan lama, dan sejak April 2010, Statham akhirnya resmi menjadi kekasih Rosie Huntington-Whiteley, model Victoria's Secret yang juga bintang TRANSFORMERS: DARK OF THE MOON.

8. Statham pernah diusir dari pesta yang digelar bos Playboy di mansionnya, gara-gara dia menolak berpose panas dengan model-model Playboy yang kebetulan juga diundang di pesta bertajuk Midsummer Night's Dream Party pada Agustus 2008 silam.

9. Saat syuting di Amerika, Statham lebih banyak menghabiskan waktunya di Los Angeles, California. Baginya, Inggris tetap menjadi rumah baginya. Teman dan keluarga adalah hal utama yang membuatnya selalu kangen Inggris.

10. Selain menjadi aktor, Statham juga menjadi pengisi suara video game, seperti game Call Of Duty dan Red Faction II.
Nah, 10 fakta di atas adalah sebagian dari fakta yang terekspos media. Yah, bisa dimaklumi sebagai aktor yang namanya cukup populer, Statham butuh privasi lebih. Happy B'Day Jason Statham!

source: yahoo.com
Selasa, September 13, 2011 | 0 komentar |