Fatner


Pengikut

Boaz Salossa Diistirahatkan dari Timnas Kala Lawan Qatar

 Boaz Salossa Diistirahatkan dari Timnas Kala Lawan Qatar
Boaz Salossa

JAKARTA — Boaz Solossa dicoret dari daftar skuat tim nasional Indonesia yang akan berhadapan dengan Qatar pada 11 Oktober mendatang. Tidak hanya Boaz sendiri, rekannya di Persipura Jayapura juga ikut mengalami hal yang sama, yakni Ricardo salampessy.

Pencoretan didasarkan ketidakhadiran keduanya dalam sesi latihan perdana timnas yang berlangsung di lapangan C Gelora Bung Karno, Ahad (2/10) pagi. Hanya dua Boaz dan Salampessy yang tidak tampak dalam sesi latihan yang dipimpin pelatih kepala Wim Rijsbergen.

Selebihnya 24 pemain termasuk Irfan Bachdim, Yongki Ariwibowo, serta Zulham Zamrun yang sehari sebelumnya masih berlaga untuk timnas U-23 di Bandung, turut serta dalam latihan perdana yang berlangsung dalam cuaca terik itu.

Ketua Komite Timnas PSSI, Bob Hippy membenarkan ketidakhadiran Boaz dan Salampessy. Dia pun tidak menampik bahwa kedua punggawa Persipura itu tidak akan disertakan di laga kontra Arab Saudi dan Qatar.

"Mereka diistirahatkan dulu karena memang fisiknya tidak mendukung. Keduanya sudah menelepon dan minta izin karena masih keletihan akibat laga Piala AFC di Irak," kata Bob ketika dihubungi wartawan, Ahad (2/10).

PSSI sendiri mengaku telah memberi izin bagi keduanya untuk beristirahat. Perjalanan marathon dari Jayapura hingga Irak Utara, dirasa telah menguras fisik Boaz dan Salampessy. Terlebih laga melawan klub Irak, Arbil, berlangsung dalam waktu berdekatan dengan persiapan timnas yang mulai berlangsung pada 1 Oktober. "Jadi kalau dipaksakan juga tidak mungkin. Selain merugikan tim juga pemain sendiri," tambahnya.

Kendati masih mangkir, PSSI belum akan menjatuhkan sanksi pada keduanya. Bob mengaku keduanya tetap akan disertakan di laga timnas berikutnya pada 11 November. Dia pun masih membuka pintu apabila Boaz dan Salampessy kembali bergabung.

"Tapi akan diistirahatkan dulu. Tidak akan dimainkan. Karena pemain lain lebih bugar dan telah berlatih lebih dahulu," pungkas Bob yang juga merupakan pemain timnas di era 70-an itu.

Absennya Boaz dan Salampessy dengan alasan lelah akibat membela Persipura cukup mengundang tanda tanya. Ini karena dua pemain Perspiura lain, Titus Bonai dan Stevie Bonsapia, yang juga tampil dalam laga di Irak, justru telah bercucur keringat bersama timnas U-23. Bagi Boaz, absennya merupakan yang kedua dalam tiga partai yang telah dilalui Indonesia.

www.republika.co.id
Minggu, Oktober 02, 2011 | 0 komentar |


Pedrosa Tuntaskan Kemenangan yang Tertunda


Kekecewaan Dani Pedrosa saat terjatuh di sesi latihan MotoGP Jepang tahun 2010 lalu karena cedera pada bahu kanannya, membuatnya mempunyai ambisi besar untuk meraih kemenangan di sirkuit Motegi. Apalagi performa motornya memang cukup mumpuni di sirkuit ini. Tapi tahun ini, Pedrosa mengakhiri paceklik kemenangan di sirkuit tersebut.

Pembalap asal Spanyol itu bahkan menjadi salah satu pembalap yang tampil sempurna tanpa kesalahan. Padahal banyak pembalap lain membuat kesalahan yang cukup fatal. Jalannya balapan sendiri cukup kacau. Dimulai dari curi start yang dilakukan beberapa pembalap, senggolan antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di awal balapan hingga banyak yang melebar ke gravel membuat balapan sulit diprediksi.

Namun Pedrosa dan Jorge Lorenzo adalah pembalap yang tampil cukup sempurna karena tidak pernah melakukan kesalahan yang berakibat buruk bagi hasil yang bakal mereka raih. Akibatnya kedua pembalap asal Spanyol itu mampu meraih kemenangan di urutan 1 (Pedrosa) dan urutan 2 (Jorge Lorenzo).

Sementara Casey Stoner yang diprediksi bakal tampil sangat kuat di seri ini, harus puas finish di urutan ketiga karena melebar di lap 5 sebelum tikungan menuju terowongan di pertengahan balapan. Ia berhasil kembali ke lintasan namun hanya bisa meraih hasil bagus di podium ketiga, karena posisinya sudah terlampau jauh dari dua pembalap terdepan.

Marco Simoncelli yang harus menjalani penalty drive through karena mencuri start bersamaan dengan Andrea Dovizioso, mmapu mengambil alih posisi finish keempat dari rekan senegaranya itu. Simoncelli membuntuti Dovi sepanjang beberapa lap terakhir dan akhirnya bisa menyusul di lap terakhir.

Sementara Valentino Rossi yang jatuh di lap pertama, kembali harus menelan kecewa di seri ini. Padahal kesempatannya meraih hasil finish terbaiknya cukup besar. Namun padatnya perebutan posisi terbaik di tikungan kedua membuatnya terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan lagi. (otosport.co.id)

Hasil MotoGP Jepang :
1. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda 42m 47.481 detik
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 42m 54.780 detik
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda 43m 5.861 detik
4. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 43m 11.031 detik
5. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda 43m 11.172 detik
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 43m 25.085 detik
7. Nicky Hayden USA Ducati Marlboro 43m 26.468 detik
8. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 43m 32.504 detik
9. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 43m 36.555 detik
10. Randy de Puniet FRA Pramac Racing 43m 46.503 detik
11. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 44m 1.445 detik
12. Kousuke Akiyoshi JPN LCR Honda 44m 9.190 detik
13. Shinichi Ito JPN Honda Racing Team 44m 13.862 detik

Tidak finish:
Toni Elias ESP LCR Honda
Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki
Damian Cudlin AUS Pramac Racing
Hector Barbera ESP Mapfre Aspar
Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro

Tidak start :
Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing
 
otosport.otomotifnet.com
Minggu, Oktober 02, 2011 | 0 komentar |


Timnas U-23 bersiap Hadapi Semen Padang

 http://farm7.static.flickr.com/6164/6183788893_d6eaa3d400.jpg

Timnas U-23 akan menghadapi klub Semen Padang sebagai bagian dari pemanasan menjelang tampil di SEA Games 2011. PSSI menetapkan Timnas U-23 yang ditangani pelatih Rahmad Darmawan ini akan melaksanakan dua kali uji coba. Selain melawan Semen Padang pada 4 Oktober mendatang, mereka juga akan melakukan uji coba dengan Persikab Kabupaten Bandung, 1 Oktober nanti.
Berdasarkan keterangan Komite Media PSSI yang diterima Kantor Berita Antara di Jakarta, Kamis, PSSI masih melakukan penjajakan untuk Timnas muda ini melakukan serangkaian uji coba ke Jepang.
Sementara itu, Oktovianus Maniani untuk sementara akan difokuskan bagi timnas U-23 yang sedang dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2011. Timnas U-23 memang difokuskan untuk meraih medali emas ajang multi event tersebut yang sudah empat kali secara beruntun tidak pernah kita raih.
Peluang Okto berbaju timnas senior tetap terbuka, tentu setelah SEA Games di Jakarta dan Palembang usai digelar nanti.

Timnas U-23 sendiri sudah melaksanakan latihan kembali di Stadion Siliwangi Bandung, sejak awal pekan ini. Latihan yang dipimpin langsung oleh pelatih Rachmad Darmawan serta asistennya Aji Santoso, Widodo C Putro dan pelatih kiper Edi Harto.
Pemain yang bergabung di antaranya gelandang Persema Malang Irfan Bachdim, Patrick Wanggai, Zulham, Lucas Mandowen, Titus Bonai, Okto Maniani dan Bonsavia Stevie.
Sebelumnya, pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan mengatakan tujuan timnas memfokuskan pelatihan di Bandung adalah untuk membenahi kekurangan yang masih kentara dan terdeteksi pada uji tanding terakhir di Hongkong. Menurut dia, masih ada waktu untuk melakukan pembenahan sebelum SEA Games 2011 mulai digulirkan pertengahan November mendatang. (kc)

harianolahraga.com
Minggu, Oktober 02, 2011 | 0 komentar |


PSSI Ngotot Liga Super Tetap Diikuti 24 Tim

Salah satu pertandingan ISL 2010/11 (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

Meski mendapat kecamana dari banyak pihak, PSSI ternyata tetap ngotot menggelar Liga Super level I dengan 24 tim. Anggota Komite Eksekutif La Nyalla Mattalitti pun siap menggalang Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

"Yang jelas tadi sudah diputuskan 24 klub. Tapi belum keluar SK (Surat Keputusan)-nya," ujar anggota Komite Eksekutif PSSI, La Nyalla Matalitti saat jeda rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Sahid, Jakarta sore tadi.

La Nyalla sendiri mengaku kecewa atas keputusan tersebut. Pasalnya, ia tetap berkeyakinan bahwaj format Liga Super dengan peserta sebanyak 24 klub telah melanggar ketentuan yang ada, yakni statuta PSSI.

"Saya tetap beranggapan bahwa ini melanggar statuta PSSI. Saya sudah sampaikan seperti itu dalam rapat tadi, tapi tidak digubris juga. Ya sudah," ujar La Nyalla kesal.

La Nyalla merupakan anggota exco PSSI yang menolak Liga Super diikuti 24 tim. Menurutnya perubahan terhadap format kompetisi seharusnya diambil lewat Kongres PSSI. 

Sebelum rapat digelar, La Nyalla juga mendapat dukungan dari rekannya Toni Apriliani. La Nyalla juga sempat mengatakan bahwa mendapat dukungan dari dua anggota exco PSSI lainnya.

La Nyalla tidak tahu kenapa PSSI ngotot mempertahankan keputusannya. Dia mempersilahkan masyarakat menarik kesimpulan sendiri terhadap sikap PSSI.
"Saya enggak bisa sebut. Tapi melihat kenyataan begini, silahkan menilai sendiri," ujar La Nyalla saat ditanya soal dugaan interfensi di balik sikap PSSI saat ini.
La Nyalla mengaku akan tetap melawan dan memenuhi janjinya menggalang dukungan dalam menggelar KLB PSSI.
"Insya Allah. Sekali layar terkembang, pantang surut," ujar La Nyalla menanggapi wacana KLB yang pernah dilontarkannya. (adi)


• VIVAnews
Jumat, September 30, 2011 | 0 komentar |


PRSI Gelar Tes Iven Renang Jelang SEA Games

PRSI Gelar Tes Iven Renang Jelang SEA Games
Tribunnews.com/Iwan Taunuzi
PEMANASAN SEA Games - Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menggelar kejuaraan renang AAFS Asian Age Group Championship. Empat cabang akuantik yakni Polo Air, Renang, Renang Indah dan Loncat Indah yang dilombakan dalam ajang SEA Games di Palembang dan Jakarta, menjadi iven yang akan dipertandingkan pada ajang tersebut .
 
 
JAKARTA - Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) menggelar kejuaraan renang AAFS Asian Age Group Championship. Empat cabang akuantik yakni Polo Air, Renang, Renang Indah dan Loncat Indah yang dilombakan dalam ajang SEA Games di Palembang dan Jakarta, menjadi iven yang akan dipertandingkan pada ajang tersebut .
Turnament Director, Elvira Rosa Nasution mengatakan ajang ini dilakukan guna mempersiapkan SEA Games yang akan berlangsung pada pertengahan November ini.
"Ini merupakan ajang tes iven pelaksaan SEA Games ke-26," katanya di kantor PRSI, Senayan, Jumat (30/9/2011).

Ia mengatakan, kejuaraan ini akan diikuti oleh 29 negara. Selain Indonesia, negara yang ikut serta dalam kejuaraan ini adalah Bahrain, Brunei darussalam, China, China Taipe, DPR Korea, Iran, India, Jepang, Yordania, Kazakhtan, Kuwait, Kyrgyzstan, Lebanon, Macau China, malaysia, Mongolia, Omas, Pakistan, Filipina, Qatar, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Turkmenistan, UEA, Uzbekistan, Vietnam dan Hongkong.
Untuk nomor renang akan dilombakan di beberapa kelas yakni 14 tahun ke bawah, 15-17 tahun dan 18 tahun ke tas. Sedang untuk Loncat Indah akan dilombakan dari 12-13 tahun, 14-15 tahun, 16-18 tahun dan 19 tahun ke atas dengan beberapa kategori 1 meter, 3 meter, 5 meter, 7,5 meter dan 10 meter.

Sementara untuk Renang Indah akan dilombakan bagi 12 tahun ke bawah, 13-15 tahun dan 16-18 tahun. Grup yang akan dilombakan adalah grup perorangan, duet dan tim. Terkahir Polo Air khusus untuk 18 tahun ke atas.
Lebih lanjut, awalnya kejuaraan ini akan dilaksanakan di Palembang. Akan tetapi, karena fasilitas Jakabaring belum siap, terpaksa harus dilakukan di Jakarta.
"Jadi hanya Polo Air saja yang dilombakan di Palembang," pungkasnya.
 
 
tribunenews.com
Jumat, September 30, 2011 | 0 komentar |